بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
nuruldiniindriyani.blogspot.co.id. Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 11 Maret 2015

Contoh Paragraf Deduktif dan Induktif (Tugas ke-1 Bahasa Indonesia 2)




Paragraf Deduktif dan Induktif

Paragraf dapat diklasifikasikan berbagai hal. Berdasarkan pola penalarannya paragraf dibedakan menjadi dua, yaitu paragraf deduktif dan paragraf induktif. Dalam sebuah paragraph tersebut terdapat yang namanya kalimat utama dan kalimat penjelas,
1.       Kalimat Utama kalimat yang mengandung gagasan utama. Adapun yang disebut gagasan utama adalah gagasan yang menjadi dasar pengembangan suatu paragraph.
2.     Kalimat Penjelas adalah kalimat yang mengandung gagasan penjelas, adapun yang dimaksud dengan gagasan penjelasadalah gagasan yang menjelaskan suatu gagasan utama.

a.       Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum. Istilah deduktif berarti bersifat deduksi. Kata deduksi yang berasal dari bahasa Latin: deducere, deduxi, deductum berarti ‘menuntun ke bawah; menurunkan’; deductio berarti ‘penuntunan; pengantaran’. Paragraf deduktif adalah paragraf yang dimulai dari pernyataan yang bersifat umum, kemudian diturunkan atau dikembangkan dengan menggunakan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus. Pernyataan yang bersifat khusus itu bisa berupa penjelasan, rincian, contoh-contoh, atau bukti-buktinya. Karena paragraf itu dikembangkan dari pernyataan umum dengan mengemukakan pernyataan-pernyataan khusus, dapatlah dikatakan bahwa penalaran paragraf deduktif itu berjalan dari umum ke khusus.

Contoh Paragraf Deduktif

-          Ada pendapat mengatakan bahwa saat ini banyak remaja yang tidak peduli terhadap lingkungan. Hal ini sering dilontarkan kepada remaja ketika lingkungan sekitar sudah menjadi rusak. Tuduhan tersebut barangkali muncul karena kebetulan remaja yang tidak peduli terhadap lingkungannya, misalnya remaja yang membuang sampah sembarangan. Memang benar ada sebagian remaja yang tidak peduli terhadap lingkungannya, namun masih banyak remaja yang mau memperhatikan lingkungannya, misalnya, di sekolah-sekolah para siswa ditekan untuk memelihara kebersihan kelas dan sekolah.

-          Plastik mengepung kehidupan kita. Limbah plastik tergolong sampah yang sulit terurai secara alamiah. Kondisi ini mengundang reaksi karena rongsokan plastik merupakan krisis sampah padat. Cara mengatasinya adalah daur ulang, karena dianggap jalan yang paling aman. Masalahnya bagaimana meningkatkan teknologi daur ulang sehingga dapat dihasilkan bahan baku plastik yang kualitasnya bagus.

-          MAN 2 Banjarnegara adalah madrasah yang disiplin. Tata tertib di madrasah dibuat untuk menertibkan para siswa MAN 2 Banjarnegara. Banyak tata tertib salah satunya adalah tentang kerapian dalam berpenampilan dan berseragam. Mereka yang mengenakan seragam tidak sesuai dengan tata tertib maka akan langsung diberi sangsi di tempat.kedisiplinan yang lain adalah para siswa tidak dierbolehkan untuk membawa hp saat jam pelajaran berlangsung, jika ada salah satu siswa yang melanggar maka hp langsung disita. Masih banyak sangsi lain yang ada di MAN 2 Banjarnegara, tegasnya sagsi yang di jalankan setiap harinya hingga MAN 2 dapat mewujudkan menjadi madrasah yang disiplin tinggi. Bentuk kedisiplinan di MAN 2 Banjarnegara itu dapat terlaksana karena dukungan seluruh keluarga besar MAN 2 Banjarnegara.

b.       Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.

Ciri-ciri Paragraf Induktif antara lain :
- Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kesimpulan terdapat di akhir paragraf

Jenis Paragraf Induktif :
 Generalisasi
Analogi
Klasifikasi
Perbandingan
Sebab akibat
Istilah induktif berarti bersifat induksi. Kata induksi yang berasal dari bahasa Latin: ducere, duxi, ductum berarti ‘membawa ke; mengantarkan’; inducere, induxi, inductum berarti ‘membawa ke; memasukkan ke dalam’. Lebih lanjut istilah induksi dijelaskan sebagai metode pemikiran yang bertolak dari hal khusus untuk menentukan hukum atau simpulan. Karena pernyataan khusus dapat berupa contoh-contoh, dan pernyataan umum itu berupa hukum atau simpulan, maka dapat dikatakan bahwa paragraf induktif itu dikembangkan dari contoh ke hukum atau simpulan.

Contoh paragraf induktif :

-          Setiap hari Ryan selalu pulang malam. Sekitar Pukul 20.00. Sangat tak masuk akal jika seorang pelajar pulang malam. Diapun tak pernah belajar. Hidupnya selalu di penuhi dengan gemerlapnya dunia. Tak ada kata susah didalam pikirannya. Maka dari itu sangart wajar sekali jika Abo tidak naik kelas.

-          Dalam sebuah tata tertib yang telah ditetapkan terkadang ada saja siswa siswi yang melanggar untuk menentang tata tertib yang ada. Banyak juga siswa yang melanggar seperti, siswi yang harusnya mengenakan jilbab tebal sesuai standar yang ditentukan sekolah namun mereka lebih memilih membeli jilbab yang tipis dan transparan. Pelanggaran yang dilakukan siswa mengenakan celana yang dibuat model pensil. Ada juga satu tata tertib yang sering dilakukan siswa siswi MAN 2 Banjarnegara, yaitu mereka sudah tahu masuk sekolah dan pintu gerbang ditutup jam 0.700 WIB, namun masih saja ada yang berangkat terlambat, bila ditanya banyak sekali dan bermacam alasan yang terucap. Walaupun banyak tata tertib dan menerapkan disiplin tinggi, namun ada sedikit pelanggaran yang dilakukan oleh siswa MAN 2 Banjarnegara.

-          Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.

Sumber :


ads

Ditulis Oleh : Nurul Dini Indriyani Hari: Rabu, Maret 11, 2015 Kategori:

2 komentar:

  1. hay.. nama saya try., salam kenal..,
    makasih sudah berbagi ilmu yang bermanfaat.. pasti sangat membantu teman-teman dalam mencari bahan referensi untuk mengerjakan tugas..

    Oh ia., saya juga punya pembahasan mengenai Paragraf. kalau ada waktu jangan lupa mampir baca Tugas Bahasa Indonesia 'Paragraf Deduktif & Induktif' dan Tugas Bahasa Indonesia 'Paragraf Argumentasi'. siapa tahu bisa bermanfaat..

    BalasHapus
  2. Salam kenal juga,
    Terimakasih
    Saya sudah membaca postingan anda mengenai paragraf deduktif, induktif, dan argumentasi
    Sangat bermanfaat
    Ditunggu postingan selanjutnya ☺

    BalasHapus